WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Jalur penghubung antarkecamatan di Kabupaten Tanah Laut mendadak gempar, akibat dua insiden lalu lintas terpisah yang berlangsung dalam rentang waktu berdekatan, Senin (21/09/2026) sore.

Dua titik lokasi kejadian tersebut berada di wilayah Kecamatan Jorong dan Kecamatan Tambang Ulang. Musibah di dua kawasan ini memakan korban jiwa, di mana seorang pemotor wanita dinyatakan wafat, sementara penumpang kendaraan lain terpaksa dilarikan menuju IGD akibat luka serius.

Peristiwa di Jorong persisnya terjadi di area Gunung Tiung, yang mempertemukan sepeda motor pengendara wanita dengan sebuah truk. 

Tubrukan keras tersebut membuat pengendara roda dua menderita luka parah. Kepolisian setempat yang tiba di area peristiwa segera mengupayakan evakuasi darurat, namun nyawa korban tidak tertolong dalam perjalanan menuju RS di Kota Pelaihari.

Saat dimintai penjelasan mengenai musibah tersebut, Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani menerangkan titik persis insiden berada di Desa Jilatan, Kecamatan Batu Ampar.

"Masuk desa jilatan batu ampar, yang menangani Satlantas Polres Tanah Laut," jelas AKP Rahmad Ramadhani.

Ia juga mengarahkan, agar penelusuran data lebih detail dapat dihimpun langsung dari pihak kepolisian lalu lintas tingkat kabupaten.

"Ijin, pian langsung koordinasi dengan Satlantas Polres," lanjutnya.

Baca Juga: Sabet Runner-Up Kejurprov Judo Kalsel 2026, Tanah Laut Mulai Panaskan Mesin Menuju Porprov

Baca Juga: Angka Tertib Administrasi 2026 Capai 91,82 Persen, Disdukcapil Tanah Laut Lampaui Target

Di tempat lain, musibah jalan raya turut menghantam kawasan Kecamatan Tambang Ulang. Gambar bergerak yang beredar pada jejaring MTTala News Independen, memperlihatkan satu unit mobil SUV warna hitam ringsek di area depan usai menerjang batang kayu di pinggir jalan.

Kondisi di lokasi Tambang Ulang sempat menyita perhatian para pelintas jalan, salah satunya Rusdi yang sedang berkendara dari arah Kintap menuju Pelaihari. 

Ia menuturkan sempat menepi karena melihat sejumlah orang tergeletak dengan kondisi cedera cukup parah sebelum akhirnya dievakuasi warga sekitar.