WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mendorong peningkatan kualitas produksi kopi lokal, melalui pelatihan dan penguatan pengetahuan pascapanen.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKPPP) Kabupaten Tabalong, Anik Patsih Wati, bersama sejumlah kelompok tani kopi melakukan studi tiru ke Pusat Pelatihan Kopi dan Kakao di Jember, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut melibatkan kelompok tani kopi yang telah berproduksi dari tiga kecamatan, yakni Tanjung, Haruai, dan Muara Uya.

"Di Kecamatan Haruai terdapat Kelompok Tani Kopi Jaing di Desa Lokbatu. Sementara di Kecamatan Muara Uya terdapat Kelompok Tani Kopi Gunung Batu Kumpai di Desa Santuun," tutur Anik pada wartabanjar.com diruang kerjanya, Senin (21/09/2026).

Adapun Kecamatan Tanjung diproyeksikan menjadi lokasi pengepul hasil produksi kopi dari sejumlah wilayah di Tabalong.

Anik mengatakan, studi tiru tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman petani mengenai standar mutu kopi, khususnya dalam proses pascapanen.

"Petani kita di Tabalong sudah ada yang berproduksi, tetapi standar mutunya masih belum dipahami secara teknis," ujar Anik.

Menurutnya, pelatihan tidak hanya mencakup teknik budidaya, tetapi juga pengolahan setelah panen, termasuk proses roasting dan brewing.

Selama ini, kata Anik, sebagian petani memetik buah kopi yang sudah berwarna merah, kemudian menjemurnya sebelum dilakukan proses roasting.

Baca Juga: Kabut Asap Masih Menyelimuti Tabalong, Bawaslu Bagikan Masker Usai Apel Pagi

Baca Juga: Kabut Asap Masih Menyelimuti Tabalong, Bawaslu Bagikan Masker Usai Apel Pagi

Namun, proses pengolahan di Pusat Pelatihan Kopi dan Kakao Jember dilakukan secara lebih lengkap, termasuk memperhatikan ukuran buah dan kadar air biji kopi.

"Kadar air yang baik minimal berada di angka 12 persen. Karena itu, alat untuk mengukur kadar air juga perlu diadakan," katanya.

DKPPP Tabalong, lanjut Anik, akan berupaya menyediakan alat pengukur kadar air tersebut agar petani dapat melakukan pengawasan mutu secara lebih terukur.

Selain kadar air, mutu kopi juga dapat dikelompokkan berdasarkan ukuran atau grade.