Grade tersebut terdiri dari Grade A dengan ukuran diameter sekitar 7–7,5 milimeter, Grade B sekitar 6–6,5 milimeter, dan Grade C dengan ukuran 5,5 milimeter ke bawah.

Anik menyebutkan, pengembangan kopi di Tabalong masih memiliki prospek karena kebutuhan pasar terhadap bahan baku kopi cukup tinggi.

"Pasar kopi Tabalong cukup memiliki prospek bagus, karena kita masih kekurangan bahan baku buah kopi," ujarnya.

Diungkapkan Anik, pengembangan kopi di Tabalong saat ini tidak hanya peningkatan produksi, tetapi juga pengetahuan petani mengenai penanganan pascapanen secara benar dan terukur. (wartabanjar.com)