WARTABANJAR.COM, PALANGKA RAYA -  Untuk kesekian kalinya, penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terganggu kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Sabtu (29/8/2026).

Minimnya jarak pandang (visibility) yakni sekitar 300 meter menyebabkan penerbangan mengalami keterlambatan (delay), penundaan pendaratan (holding), hingga putar balik ke bandara asal (Return to Base/RTB).

“Hari ini jarak pandang terparah terpantau sejak pukul 04.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Jarak pandang baru berangsur aman untuk pendaratan pada pukul 12.30 WIB,” ungkap General Manager PT Angkasa Pura Kantor Cabang Bandara Tjilik Riwut I Made Darmawan.

Baca juga: Saksikan Langsung Antrean Panjang BBM di SPBU Kobar, Gubernur Kalteng Minta Laporan Warga

Baca juga: Petani Maluka Baulin Tanah Laut Buktikan Mampu Panen Dua Kali dan Bebas Gagal Meski Kemarau

Akibatnya, dua jadwal penerbangan yakni kedatangan rute Surabaya-Palangka Raya dan keberangkatan rute Palangka Raya-Semarang tertunda.

Penerbangan rute Semarang yang semula dijadwalkan lepas landas pukul 09.50 WIB, terpaksa baru bisa diberangkatkan pukul 13.52 WIB atau delay sekitar empat jam.

Kondisi pagi juga berdampak pada dua penerbangan lain di antaranya pesawat Super Air Jet harus berputar di udara selama 28 menit. 

Sedangkan pesawat Wings Air tujuan Palangka Raya terpaksa putar balik ke Balikpapan sambil menunggu update jarak pandang kembali normal.

Sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kesehatan dari paparan asap pekat, pihak pengelola bandara segera menerapkan prosedur pemulihan layanan (service recovery) bagi calon penumpang yang terdampak.

Pengelola bandara langsung bergerak memberikan fasilitas air minum gratis dan membagikan masker untuk para penumpang maupun pengunjung bandara. 

Bandara juga menyiagakan pelayanan kesehatan berupa fasilitas ruang oksigen yang dipusatkan di lantai satu terminal keberangkatan

Darmawan mengatakan, kondisi kali ini merupakan yang terburuk sepanjang Agustus 2026. 

Pada tanggal 19 terdapat empat penerbangan mengalami penundaaan.