Situasi itu berbeda dengan Como. Klub asal Italia tersebut baru pertama kali tampil di Liga Champions setelah perjalanan cepat dari Serie D menuju Serie A, dan kompetisi Eropa.

Meski mendapat undian berat, Mirwan menyambut hasil tersebut dengan antusias. 

Baca Juga: Daftar Lengkap 36 Tim Lolos ke Liga Champions, Hari Ini Drawing di Markas UEFA

Baca Juga: Sassuolo Jamu Torino di Pekan Kedua Liga Italia, Jay Idzes Dikhawatirkan Bakal Cadangan Lagi

Ia menilai Como memiliki kesempatan untuk menikmati pengalaman baru di level tertinggi Eropa. 

"Kami senang dengan kesempatan ini," tutur Mirwan, dikutip dari laman Gianluca Di Marzio.

"Tujuh tahun lalu kami berada di Serie D, dan kini kami di Serie A serta Liga Champions. Saya sulit memercayainya," lanjutnya.

Mirwan Suwarso menegaskan Como akan menjalani Liga Champions tanpa beban.

Ia meminta seluruh tim menikmati setiap pertandingan serta pengalaman selama tampil di kompetisi tersebut. 

Menurut Mirwan, keberhasilan Como menembus Liga Champions tidak mudah didapat. 

Persaingan untuk kembali lolos pada musim berikutnya juga tetap terbuka dan penuh tantangan.

"Sangatlah penting bagi kami untuk menjalani dan menikmati momen (yang ada) saat ini," tambahnya. 

"Kami cuma bisa melakukan yang terbaik. Hasil akhirnya nanti yang akan menjawab segalanya."

Mirwan juga mengingatkan tim, agar tidak menganggap kelolosan ke Liga Champions sebagai sesuatu yang pasti terjadi setiap musim.

"Betapapun kita ingin mengatakan bahwa kita bisa mengulanginya lagi, kita tidak boleh menganggapnya sebagai sesuatu yang pasti," pungkasnya.

Selain tiga klub besar Eropa tersebut, Como masih akan menghadapi lima lawan lain pada fase liga. 

Mereka adalah RB Leipzig, Real Betis, Feyenoord, RC Lens, dan AEK Athens. 

Leipzig memiliki pengalaman tampil di Liga Champions dalam beberapa musim terakhir.

Real Betis juga punya catatan Eropa setelah mencapai final UEFA Conference League 2024-2025.