WARTABANJAR.COM, BARABAI – Ada kesempatan bagi putra-putri Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), yang berminat dengan ilmu statistik, untuk melanjutkan pendidikan ke Politeknik Statistika Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) melalui jalur pembibitan.

Hingga Senin (24/8/2026), baru 16 orang yang mendaftar untuk empat formasi program kerja sama Pemerintah Kabupaten HST dengan Politeknik Statistika.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) HST, Darkuni, mengatakan kesempatan kuliah ilmu statistik dan komputasi di Jakarta tersebut masih terbuka bagi lulusan SMA/sederajat di HST. 

“Kesempatan masih ada sampai 30 Agustus. Kami mengajak putra-putri HST yang berminat untuk memanfaatkan jalur pembibitan ini,” ujar Darkuni kepada wartabanjar.com, Selasa (25/8/2026).

Baca juga: Seleksi Sekda HST Mengerucut ke Tiga Besar, Pemkab Tunggu Persetujuan BKN

Baca juga: Arsip HST Mulai Didigitalisasi Agar Jejak Pembangunan hingga Budaya Tak Hilang Ditelan Zaman

Mereka yang berminat bisa mendatangi kantor Diskominfo SP HST.

Dari 16 pendaftar, sembilan orang memilih program D-IV Statistika dengan dua formasi.

Sedangkan pada program D-IV Komputasi Statistika terdapat tujuh pendaftar untuk dua formasi.

Darkuni menjelaskan jalur pembibitan khusus untuk bagi putra-putri HST, namun tetap harus menjalani proses seleksi.

Biaya kuliah dan wisuda akan ditanggung Pemkab HST.

Setelah menyelesaikan pendidikan, lulusan juga memiliki kesempatan untuk diangkat sebagai CPNS Pemkab HST sesuai ketentuan.

Darkuni berharap informasi mengenai peluang tersebut dapat mendorong lebih banyak lulusan SMA/sederajat di HST untuk ikut mendaftar.

“Jangan sampai kesempatan ini terlewat. Bagi yang berminat, masih ada waktu untuk mempersiapkan diri dan mendaftar,” katanya. 

Politeknik Statistika STIS merupakan institusi pendidikan kedinasan di bawah naungan Badan Pusat Statistik (BPS) dan telah mengalami peningkatan status dari Akademi Ilmu Statistik (AIS) dan Sekolah Tinggi Ilmu Statistika (STIS). 

AIS berdiri berdasarkan Surat Keputusan Perdana Menteri Indonesia Ir Juanda pada 11 Agustus 1958.

Kampusnya ada di Jalan Otto Iskandardinata Jakarta Timur. (wartabanjar.com)