Polsek Muara Uya Pantau Jagung Pakan di Tengah Musim Kemarau
WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Polsek Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, memantau perkembangan tanaman jagung pakan di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau.
Pemantauan dilakukan pada Senin (24/08/2026) sore di lahan Ayah RT 02, Desa Kampung Baru, Kecamatan Muara Uya. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan kepolisian terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Pengecekan dipimpin Kapolsek Muara Uya Ipda Rahmadi Ansyar, melalui Aiptu Wahyudin dan Bripka Hendri. Tanaman jagung yang dipantau merupakan milik Kelompok Tani (Poktan) Sabar, yang bekerja sama dengan Polsek Muara Uya.
Berdasarkan hasil pengecekan, jagung ditanam pada 7 Juli 2026 dan kini berusia sekitar 48 hari. Tanaman tersebut ditanam secara monokultur di lahan seluas kurang lebih 1 hektare.
Jagung diperkirakan memasuki masa panen pada minggu terakhir Oktober 2026. Adapun perkiraan hasil panen belum dapat dipastikan, karena masih menunggu perkembangan tanaman hingga mendekati masa panen.
Dalam pengelolaannya, pengolahan lahan dilakukan menggunakan traktor. Sementara pemeliharaan dan pengawasan tanaman dilakukan oleh Poktan Sabar.
Namun, kondisi cuaca panas dan musim kemarau menjadi kendala bagi pertumbuhan tanaman. Selama ini, kebutuhan air mengandalkan tadah hujan, sehingga diperlukan penyiraman tambahan menggunakan mesin penyedot air.
Baca Juga: Warga Padangin Minta Pembebasan Permukiman Terdampak Debu Hauling Sesuai Harga Pasar
Selain memastikan ketersediaan air, petani bersama kepolisian juga melakukan pengawasan, untuk mengantisipasi serangan hama yang dapat mengganggu pertumbuhan dan produktivitas jagung.
Polsek Muara Uya memastikan, pemantauan dan pendampingan akan terus dilakukan hingga tanaman memasuki masa panen.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, mengatakan jajaran Polres Tabalong terus didorong untuk aktif mendampingi program ketahanan pangan di wilayah masing-masing.
"Pemantauan secara rutin penting dilakukan, khususnya dalam menghadapi kondisi cuaca panas dan musim kemarau, sehingga kendala yang muncul dapat segera diantisipasi dan tanaman dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen," ujar Heri.