WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 01.50 Wita, api tiba-tiba mengamuk membakar dua bedakan di Gang Damai, Simpang Jagung, Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Para penghuni kedua bedakan naas itu sedang tertidur lelap.

Beruntung, mereka semua berhasil lolos dari amukan si jago merah.

Icha, remaja berusia 13 tahun adalah salah satu dari para penghuni bedakan yang terbakar.

Di bedakan itu, Icha tinggal bersama orang tua dan dua orang adik perempuannya.

Icha sedang tertidur lelap saat api pertama kali membara.

Ibunya, Rahma Syahnia (42) pun tak tahu kalau api sudah membakar bagian belakang bangunan yang ditempati.

Baca Juga Syifa Hadju Posting Video Karhutla Kalimantan di Saat El Rumi Diterpa Isu Pelecehan

Baca Juga Jalan Nasional Sempat Ditutup, Warga Pengayuan Banjarbaru Minta Pemerintah Tambah Alat Pemadam Karhutla

Icha bersama ibunya, Rahma panik dan langusung berlari keluar dari bedakan ketika mendengar ada teriakan "api...api...api..."

Saat keluar menyelamatkan diri, Icha bersama ibunya, Rahma tak tahu kalau adik perempuannya, Sari yang baru berumur 3 tahun masih berada di dalam bedakan. 

Icha baru menyadari keberadaan adik perempuannya saat ia kembali masuk ke dalam bedakan 4 pintu yang dihuni keluarganya. 

Saat itu, Icha nekat masuk kembali ke dalam bedakan untuk mengambil ijazah Sekolah Dasar (SD) miliknya. 

Tak disangka, di dalam kamar, Icha justru menemukan adik perempuannya yang berumur 3 tahun sedang dalam kondisi tertidur. 

Menyadari adiknya sedang dalam bahaya, Icha pun membatalkan niatnya mengambil ijazah SD, lalu bergegas menolong sang adik. 

Tanpa pikir panjang, Icha pun langsung menggotong adiknya lalu dibawa ke luar bedakan yang terbakar.

Api dalam keadaan besar saat Icha mengevakuasi adik perempuannya itu.