"Awalnya saya mau ambil ijazah di dalam. Pas masuk di dalam, lihat ada kepala orang,  itu adik saya yang perempuan. Akhirnya saya tidak jadi ambil ijazah SD saya. Saya gendong adik saya itu lalu kami sama-sama keluar pas apinya sudah lumayan besar," kata Icha saat ditemui Wartabanjar.com di lokasi kejadian, Sabtu (22/8/2026).

Icha bersama ibu, ayah dan kedua adik perempuannya, salah satu adiknya baru berumur 8 bulan selamat dalam insiden kebakaran tersebut. 

Para penghuni kedua bedakan yang kini hangus rata tanah tersebut semuanya selamat. Jumlah mereka sekira 20-an jiwa. 

Ada dua bedakan yang terbakar. Satu bedakan berwarna biru, satu lainnya berwarna putih.

Sumber api, kabarnya, berasal dari bedakan tiga pintu warna biru. (wartabanjar).