WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Ada pernyataan terbaru dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tentang rencana pembatasan pembelian Pertalite.

Wacana yang selama ini beredar menyebutkan kelompok masyarakat yang masuk Desil 9 dan 10 akan terkena pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite.

Kepada pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (20/8/2028), Purbaya mengungkapkan segera dilakukan uji coba pembatasan Pertalite untuk kelompok Desil 10.

Ia tidak menyebutkan secara tegas kapan uji coba diberlakukan, namun sebelum pergantian tahun.

Selain itu Purbaya mengungkapkan dari pembatasan pembelian Pertalite itu diprediksi terjadi penghematan subsidi sebesar 10 persen.

"Nggak diperketat. Cuma akan dipastikan nanti yang saya tahu ya, supaya tepat sasaran. Mungkin kita akan coba nanti berapa bulan ke depan, yang Desil 10, kita batasin dulu," ujarnya. 

"Nanti ada penghematan, kita masih menghitung. Kira-kira sepersepuluhnya kalau nggak salah," lanjut Purbaya.

Dalam RAPBN 2027, pemerintah menetapkan kuota BBM bersubsidi sebesar 20,09 juta kiloliter (KL). 

Jumlah tersebut turun 58,5 persen dibandingkan kuota 2026 yang mencapai 48,43 juta KL.

Baca JugaKPK OTT di Kampus, Wakil Rektor Dibawa ke Jakarta Usai Diperiksa di Polres

Baca Juga: Ruben Onsu Tersangka Kasus Investasi, Aditya Sebut Eks Suami Sarwendah Punya Banyak Aset

Sebelumnya, Menteri ESD Bahlil Lahadalia menegaskan rencana pembatasan pembelian Pertalite untuk masyarakat Desil 9 dan 10 masih dalam kajian.

Bahlil mengatakan selama kajian belum menghasilkan keputusan, mekanisme pembelian Pertalite masih berjalan seperti biasa.

Saat ini, kendaraan bus dan truk mendapatkan kuota pembelian BBM hingga 200 liter per hari. 

Sementara kendaraan biasa memperoleh kuota 50 liter per hari.

"Masih dikaji. Kalau keputusan kajian belum ada, masih seperti sekarang ini," ujar Bahlil dalam acara Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Bahlil mengatakan masyarakat yang masuk kelompok desil 9-10 tergolong mampu sehingga tidak seharusnya mendapatkan BBM subsidi.

Apa Itu Desil?

Desil adalah pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan.