Menurutnya, produk daerah tidak cukup hanya memiliki keunikan, tetapi juga harus mampu memenuhi selera pasar dan mengikuti perkembangan kebutuhan konsumen.

“Kita terus mendorong pelaku UMKM agar tidak berhenti pada produksi saja. Kualitas, kemasan, inovasi dan pemasaran juga harus diperhatikan, karena hal tersebut menjadi bagian penting untuk meningkatkan nilai jual sekaligus memperluas pasar produk lokal,” katanya.

Andi Irmayani berharap momentum Tala Craft 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM Tanah Bumbu, khususnya dalam memperluas jaringan promosi dan memperkenalkan produk kepada konsumen maupun pelaku usaha dari daerah lain.

Keikutsertaan Tanah Bumbu dalam Tala Craft 2026 sekaligus menegaskan komitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Melalui promosi yang berkelanjutan, produk kerajinan, hingga kuliner khas Tanah Bumbu diharapkan semakin dikenal dan mampu menjadi bagian dari kekuatan ekonomi daerah. (wartabanjar.com/*)