“Dari saya mungkin lumayan gugup dan menjadi kenangan terbesar selama latihan,” ujarnya.

Meski prosesi pengibaran telah selesai, tugas mereka belum sepenuhnya berakhir. Pasukan Delapan masih akan kembali mengambil bagian dalam prosesi penurunan Sang Merah Putih pada sore hari.

Ilham berharap seluruh rangkaian tugas Paskibraka HST dapat dituntaskan tanpa kendala.

“Harapan kami saat 17 Agustus nanti adalah berhasil menurunkan dan mengibarkan bendera Merah Putih,” ujarnya.

Kini, sebagian dari rasa gugup yang sebelumnya mereka rasakan telah terjawab. Apa yang selama ini hanya dilakukan dalam latihan akhirnya menjadi tugas nyata yang mereka jalankan bersama.

Bagi Arief, Ilham dan Akbar, pengalaman sebagai Pasukan Delapan Paskibraka HST 2026 bukan hanya tentang berdiri di barisan inti. Ada pengalaman menjaga kepercayaan, bekerja dalam satu irama, dan menjalankan tanggung jawab bersama.

Dan ketika Sang Merah Putih telah berhasil dikibarkan di hadapan masyarakat HST, tiga pemuda tersebut memiliki satu tugas lagi untuk dituntaskan sebelum benar-benar mengakhiri pengabdian mereka sebagai Paskibraka pada momentum kemerdekaan tahun ini. (wartabanjar.com)