“Tantangannya seperti menjaga pandangan agar tidak ke bawah, tetap lurus ke depan tanpa gangguan, dan menjaga agar baki tidak goyah,” ungkap mereka sebelum pelaksanaan upacara.

Setelah menuntaskan tugas pengibaran pada pagi hari, Nidha masih menjadi bagian dari rangkaian Paskibraka HST.

Sementara perhatian Yasmin kini tertuju pada persiapan menjalankan tugas penurunan bendera.

Yasmin memilih menjaga fokus dan memperbanyak doa agar tugas yang dipercayakan kepadanya dapat berjalan lancar.

“Untuk persiapan penurunan nanti, kami banyak-banyak berdoa agar semuanya berjalan lancar. Selain itu, kami harus benar-benar fokus menjalankan tugas,” ujar Yasmin.

Bagi Nidha dan Yasmin, menjadi pembawa baki menjadi salah satu pengalaman berharga selama menjadi anggota Paskibraka HST.

Sebelum bertugas, keduanya sempat mengaku gugup karena semakin dekat dengan hari pelaksanaan.

Kini, Nidha telah melewati momen yang sebelumnya membuatnya gugup. Sementara Yasmin bersiap mengambil giliran pada prosesi penurunan bendera.

Bagi dua siswi MAN 1 HST itu, tugas membawa baki bukan hanya tentang menjaga langkah dan membuat baki tetap kokoh.

Di dalamnya ada kepercayaan, ketenangan dan tanggung jawab yang harus mereka jaga hingga seluruh rangkaian tugas selesai. (wartabanjar.com)