Lomba Perahu Bermesin di Jembatan Bidadari Bati-Bati Tanah Laut Pikat Warga
"Adapun peserta untuk lomba berasal dari desa-desa yang ada di Kecamatan Bati-Bati, ada Desa Pandahan, Desa Bati-Bati, Desa Benua Raya, yang memang desanya ini identik dengan ada airnya, artinya mereka banyak tinggal di pesisir sungai. Kemudian untuk desa terdekat yang berbatasan dengan Kecamatan Bati-Bati, Kecamatan Kurau, khususnya Desa Liang Anggang juga diundang untuk mengikuti event ini. Kurang lebih 42 peserta yang mengikuti kegiatan lomba kelotok pada hari ini," jelasnya.
Pihak kecamatan mendorong agar event budaya berbasis alur sungai tersebut dapat diproyeksikan menjadi agenda rutin pariwisata daerah dengan skala kejuaraan yang lebih luas.
"Tentunya kita berharap ke depannya ada kejuaraan yang lebih besar lagi, event besar lagi, mungkin ya tingkat kabupaten yang dilaksanakan di Desa Benua Raya ini, karena merupakan kekhasan yang ada Desa ini. Dengan adanya jalur sungai ini, potensi wisata air yang berkaitan dengan promosi wisata dan sebagainya bisa kita kembangkan ke depannya," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Benua Raya, Sairil Irfan, menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh elemen masyarakat dan para pihak pendukung hingga perlombaan berlangsung tertib.
"Saya sebagai Kades Benua Raya yang telah mengadakan perlombaan kelotok yang bertepatan Hari Kemerdekaan RI ke-81, alhamdulillah pada kegiatan lomba ini disupport dari berbagai pihak seperti anggota DPRD, pihak sponsor lainnya, serta dari berbagai pihak masyarakat. Alhamdulillah untuk acara hari ini aman dan lancar," tutur Sairil Irfan.
Sairil berharap ajang tahunan pesta rakyat di wilayahnya dapat terus diselenggarakan dengan kemasan acara yang jauh lebih semarak di masa mendatang.
"Mudah-mudahan ke depannya lebih meriah lagi, acara lebih besar lagi dari lomba kelotok yang kita lihat sekarang," pungkasnya.(Wartabanjar.com)