Dua Peserta Garuda Cup II di Anduhum HST Didiskualifikasi, Mahela FC Versus Persiha Hapulang Ricuh
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pertandingan babak 32 besar Garuda Cup II 2026 antara Mahela FC dan Persiha Hapulang terhenti sebelum laga selesai.
Kericuhan terjadi di Lapangan 21 Juni Rangas Dalam, Desa Anduhum, Kecamatan Batang Alai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Sabtu (15/8/2026).
Laga berlangsung dengan tensi tinggi sejak babak pertama.
Memasuki babak kedua, sekitar menit ke-45, sebuah pelanggaran membuat suasana pertandingan memanas.
Wasit utama Ilham telah mengambil keputusan dengan memberikan kartu kuning kepada pemain yang melakukan pelanggaran.
Baca juga: Menang Siapa Barito Putera vs Isenmulang FC Hari Ini? Hendri Susilo Tidak Patok Target
Baca juga: Usai Menikah, Ronaldo Hanya Nonton Al Nassr Pesta Gol di Liga Arab Saudi
Perselisihan kemudian berlanjut hingga terjadi saling dorong antarpemain.
Situasi semakin panas setelah sejumlah suporter masuk ke lapangan.
Ketua Panitia Garuda Cup II 2026, M. Ramadani, mengatakan panitia dan petugas keamanan langsung turun tangan untuk memisahkan pemain dan suporter.
“Para pemain saling dorongan dan suporter mulai masuk ke lapangan. Panitia dan pihak keamanan langsung merelai,” kata Ramadani, Sabtu.
Pertandingan yang belum selesai itu kemudian tidak dilanjutkan.
Panitia bersama wasit melakukan pembahasan untuk menentukan keputusan atas kejadian tersebut.
Hasilnya, Mahela FC dan Persiha Hapulang didiskualifikasi dari turnamen sesuai regulasi Garuda Cup II 2026.
“Setelah diskusi antara wasit dan panitia, kedua tim didiskualifikasi sesuai peraturan turnamen di Garuda Cup II 2026,” ujar Ramadani.
Garuda Cup II 2026 merupakan turnamen sepak bola tarkam yang diikuti 72 tim.
Pesertanya berasal dari sejumlah daerah, mulai dari Barabai, Kandangan, Balangan hingga Tabalong.
Insiden tersebut menjadi bahan evaluasi panitia, terutama terkait pengamanan pertandingan.
Ramadani mengatakan jumlah personel keamanan akan ditambah dan penjagaan diperkuat di sejumlah titik di sekitar lapangan.
“Untuk evaluasi tentunya ada. Kami dari panitia dan pihak keamanan menyebar di setiap sudut lapangan dan menambah personel keamanan,” katanya. (wartabanjar.com)