Imam Besar Musala Al Raudah Sekumpul Bakal Hadir di Haul Ke-500 Sultan Suriansyah
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Sabtu (15/8/2026) besok berlangsung Haul Ke-500 Sultan Suriansyah.
Direncanakan haul dihadiri Imam Besar Musala Al Raudah Sekumpul, KH Sa'duddin Salman.
Penyelenggara memprediksi jemaah yang hadir akan jauh lebih banyak dari haul sebelumnya.
Sultan Suriansyah merupakan pendiri sekaligus raja pertama Kesultanan Banjar yang memerintah pada abad ke-16 (sekira tahun 1520–1540/1546).
Menurut Ketua Panitia Pelaksana Haul Ke-500 Sultan Surianyah, Abdul Hakim, tahun lalu acara doa bersama ini dihadiri sekira 7.000 orang.
Untuk tahun ini, ia memprediksi mencapai 10.000 orang yang mengikuti prosesi haul yang diadakan di kompleks makam Sultan Suriansyah di Kawasan Kuin Utara, Banjarmasin.
Baca Juga: Kepala Kejati Kalsel Sukarman Sumarinton Janjikan Penegakan Hukum Humanis
Baca Juga: Tak Bisa Olah Air Berkadar Garam Tinggi, PAM Bandarmasih Sebut Investasinya Mahal
Untuk memberi pelayanan terbaik bagi jemaah haul yang diperkirakan datang dari berbagai daerah di Kalsel dan luar provinsi, panitia terus melakukan persiapan secara maksimal.
“Tahun ini haul ke-500, sangat sakral dan sudah ditunggu-tunggu masyarakat. Jemaah bisa lebih dari biasanya,” kata Abdul Haki.
Menurutnya, panggung disertai sound system dilengkapi 20 proyektor sudah disiapkan.
Untuk desain panggung, dibuat berbeda dengan haul sebelumnya.
"Panggung dan desainnya berubah. Ini haul ke-500 yang sangat sakral,” ujar Abdul Hakim.
Termasuk menyiapkan pula maulid habsy dan ulama yang akan menjadi penceramah.
Untuk pengamanan lokasi dan acara, panitia telah berkoordinasi dengan Polresta dan Pemko Banjarmasin.
Sementara untuk konsumsi, panitia menyediakan nasi bungkus dan wadai yang sebagian besar berasal dari sumbangan masyarakat.\
"Ini tentu sangat membantu panitia,” ucapnya.
Abdul Hakim juga menginformasikan beberapa sultan dari Kalteng dan Kalbar akan hadir, seperti Gusti Haji Kadra dari Kesultanan Pangkalan Bun.
"Untuk melayani jemaah yang hadir, jumlah relawan kami tambah menjadi 1.000 orang," katanya. (wartabanjar.com)