"Segala hal terkait pelayanan pemerintahan, kemudian pemberdayaan masyarakat dan UMKM yang ada akan kami lakukan secara digitalisasi dan ini bisa dioptimalkan melalui RTH Smart dengan dibantu fasilitas Satu Desa Satu Wi-Fi," katanya.

Aditya juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas RTH Smart yang telah dibangun.

Menurut dia, RTH Smart merupakan aset bersama yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang aktivitas sosial, tetapi juga menjadi pusat informasi dan fasilitas pendukung transformasi digital desa.

Karena itu, masyarakat diminta menjaga fasilitas tersebut dari vandalisme maupun kerusakan.

"Ini merupakan aset bersama. Kami berharap masyarakat ikut menjaga sehingga manfaat RTH Smart bisa dirasakan secara berkelanjutan," kata Aditya. (wartabanjar.com)