WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Sebanyak 34 sekolah menengah pertama (SMP) sederajat di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mengikuti Lomba Cerdas Cermat Cagar Budaya dan Permuseuman.

Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tabalong tersebut, berlangsung selama dua hari di Aula Tefa SMKN Murung Pudak.

Kegiatan ini menjadi sarana bagi para pelajar untuk memperluas pengetahuan tentang cagar budaya dan permuseuman, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya daerah.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Tabalong, Rahma Norita, mengatakan peserta didorong untuk terus memperluas wawasan mengenai cagar budaya dan permuseuman.

Terlebih bagi peserta yang berhasil meraih juara. Mereka akan mendapatkan pembinaan, sebagai persiapan mengikuti Lomba Cerdas Cermat Cagar Budaya dan Permuseuman tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

“Yang juara ini kami bina sampai selesai, yang mana wawasan-wawasan baik cagar budaya maupun permuseuman, baik tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional,” kata Rahma, Minggu (09/08/2026).

Baca Juga: Siswi SMPN 1 Upau Bangga Wakili Tabalong di Jambore Nasional XII 2026

Baca Juga: Dispersip Tabalong Ajak Pelajar Kenal Perpustakaan Lewat Wisata Edukasi di Mini Studio

Menurut Rahma, materi yang diberikan dalam pembinaan nantinya, akan menjadi bekal bagi juara pertama untuk menghadapi kompetisi di tingkat provinsi.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Tabalong, Gusti Judid Ihsan Permana, mengapresiasi antusiasme sekolah dan siswa yang mengikuti kegiatan tersebut.

Menurut dia, lomba tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari edukasi bagi generasi muda mengenai pentingnya menjaga cagar budaya dan permuseuman.

“Untuk seluruh siswa-siswi yang mengikuti lomba cerdas cermat dan permuseuman, kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sangat mengapresiasi terhadap pelaksanaan dan keikutsertaannya,” ujar Gusti Judid.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran para pelajar untuk ikut melestarikan cagar budaya yang ada di Kabupaten Tabalong.

Melalui kegiatan ini, Disdikbud Tabalong juga berharap para pelajar tidak hanya mengenal berbagai warisan budaya daerah, tetapi memiliki kepedulian untuk menjaga dan melestarikannya.