Wisata Sungai Karatau Ditutup Usai Ada Anak Tenggelam, Disporaparekraf Ungkap Lokasi Belum Berizin
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Wisata Sungai Karatau di Desa Karatau, Murung A, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, ditutup sementara setelah seorang anak perempuan berusia 10 tahun meninggal dunia akibat tenggelam di kawasan tersebut.
Penutupan dilakukan Polsek Batu Benawa bersama unsur kecamatan dan pemerintah desa pada Jumat (07/08/2026), sehari setelah insiden terjadi. Aparat memasang tanda larangan masuk serta menertibkan sejumlah fasilitas di kawasan pemandian.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) HST, H Muhammad Ramadlan, mengatakan lokasi tersebut berdasarkan hasil peninjauan pihaknya belum termasuk tempat wisata resmi atau berizin.
Menurutnya, pengelola tempat wisata air perlu memenuhi sejumlah persyaratan, sebelum membuka aktivitas wisata untuk masyarakat.
“Pengelola wisata harus memiliki legalitas perizinan dengan fasilitas yang memadai. Selain itu, harus memiliki SOP keamanan, keselamatan dan kenyamanan bagi pengunjung yang jelas, serta didukung tenaga SDM kepariwisataan yang terlatih,” kata Ramadlan, Sabtu (09/08/2026).
Ia menjelaskan, ketentuan tersebut tidak hanya berlaku bagi Wisata Sungai Karatau, tetapi menjadi persyaratan umum bagi masyarakat yang ingin membuka dan mengelola destinasi wisata.
Baca Juga: Lima Pemuda HST Kembangkan Bahuma.id, Bawa Teknologi Digital ke Lahan Pertanian
Baca Juga: Ratikita.id HST Masuk 7 Besar Nominator Kalpataru 2026, KLH Dorong Perluas Gerakan ke Desa
Ramadlan juga mengimbau masyarakat, agar memilih tempat wisata yang telah memiliki legalitas serta menerapkan standar keselamatan bagi pengunjung.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berkunjung ke tempat wisata resmi, yang memiliki SOP keamanan dan keselamatan pengunjung,” ujarnya.
Sebelumnya, seorang anak perempuan berinisial RGH (10), warga Kecamatan Barabai, meninggal dunia setelah tenggelam saat mandi bersama teman-temannya di kawasan Sungai Karatau pada Kamis (06/08/2026) sore.
Korban dilaporkan terjatuh dari ban dalam yang digunakan saat berenang. Korban diketahui tidak bisa berenang, dan sempat tenggelam sebelum warga melakukan evakuasi.
Peristiwa tersebut kemudian ditindaklanjuti aparat dengan menutup sementara lokasi pemandian. Kapolsek Batu Benawa, IPTU Iskandar, mengatakan penutupan dilakukan karena lokasi masih dalam proses penyelidikan.