Tavares Langsung Menangis Usai Persebaya Taklukkan Persib di Final Piala Presiden 2026
WARTABANJAR.COM - Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares selama ini dikenal sebagai sosok yang keras bahkan temperamental.
Bernardo Tavares sering memprotes keputusan wasit yang dinilainya tidak adil sehingga merugikan Persebaya Surabaya.
Bahkan saat masih membesut PSM Makassar, ia pernah menggebrak meja meluapkan kekesalannya terhadap pengadil pertandingan.
Namun, Kamis (6/8/2026) malam, Bernardo Tavares tak mampu menahan air mata saat Persebaya menaklukkan Persib Bandung dalam final Piala Presiden 2026, di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar Bali.
Di pinggir lapangan terlihat Bernardo Tavares menangis dipeluk asistennya, bahkan saat berjalan untuk menyalami para pemainnya, ia pun beberapa kali menyeka air mata.
Dengan kemenangan itu, ia membawa tim berjuluk Bajul Ijo untuk kali pertama menjadi juara Piala Presiden.
Baca Juga: Barito Putera Segera Umumkan Pelatih Anyar Jelang Championship, Bukan Aji Santoso dan RD
Baca Juga: Ancaman Skenario Vietnam "Mengalah" dari Kamboja Jegal Indonesia ke Semifinal Piala AFF 2026
Kemenangan atas Persib Bandung diraih tidak dengan mudah bahkan diwarnai drama menegangkan.
Di waktu normal, Persebaya membuka keunggulan di menit ke-20 lewat Ramadhan Sananta yang memanfaatkan umpan Rachmat Irianto.
Namun, hanya berselang 4 menit kemudian, pasukan Maung Bandung mampu menyamakan skor lewat tendangan Patricio Matricardi.
Peluang demi peluang sama-sama dimiliki baik Persebaya maupun Persib Bandung selama laga berlangsung.
Kerasnya permainan juga membuat wasit mengeluarkan kartu merah untuk pemain baru Persib Bandung, Mariano Peralta.
Namun, skor 1-1 tidak berubah hingga waktu normal bahkan extra time berakhir.
Adu penalti pun dilakukan dalam kondisi kiper kedua tim sama-sama penjaga gawang kedua.
Yakni, Fitrah Maulana di kubu Persib Bandung dan Reza Arya Pratama menjadi kiper Persebaya.
Persebaya akhirnya keluar sebagai juara usai menang 6-5 dalam adu penalti.
Dari tujuh eksekutor Persebaya, hanya Yuran Fernandes yang gagal.
Sementara, di kubu Persib, ada dua penendang yang gagal yakni Uilliam Barros dan Al Hamra Hehanussa.