Perempuan Pengendara di Kobar Kalteng Sampai Pingsan Antre Pertalite di SPBU
WARTABANJAR.COM, PANGKALAN BUN - Cuaca begitu terik di Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (6/8/2026).
Panas yang menyengat ditambah antrean yang begitu panjang membuat seorang perempuan pengendara sepeda motor pingsan saat menunggu giliran mengisi BBM di SPBU Diponegoro, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan.
Kejadian ini langsung menarik perhatian para pengantre.
Perempuan yang tidak sadarkan diri itu segera mendapat bantuan dari petugas SPBU dan kemudian dievakuasi menggunakan ambulans.
"Saya lihat ibu itu sudah dibawa ambulans. Mungkin karena terlalu lama mengantre dan cuaca memang sangat panas," ujar Endang Sutisna, seorang warga yang ikut mengantre pada Kamis siang.
Baca juga: Pertalite Eceran Meroket Diduga Dampak Antrean di SPBU Banjarmasin, Cek Harga BBM Kalselteng
Baca juga: Polres Tabalong Patroli Dialogis di SPBU, Ajak Masyarakat Cegah Penyalahgunaan BBM
Pihak yang mengevakusinya adalah Palang Merah Indonesia (PMI) Kobar.
Mendapat laporan, tim PMI langsung bergerak dan memberikan pertolongan pertama di lokasi.
Petugas PMI Kobar Agung Raharjo mengatakan korban memilih untuk diantar pulang ke kawasan Bamban karena merasa sudah membaik.
"Setelah ditangani, korban meminta diantar pulang ke rumahnya di Bamban," kata Agung.
Antrean panjang sudah menjadi pemandangan biasa di SPBU di Kobar.
Pengendara tak hanya mengantre BBM subsidi yakni Pertalite, tetapi juga BBM nonsubsidi.
Warga yang beralih ke Pertamax ternyata juga banyak sehingga juga antre.
Sales Branch Manager ll Fuel Kalimantan PT Pertamina Putra Niaga, Lucky Haryanto, menyampaikan adanya upaya untuk menambah kuota Pertamax di Kobar.
Lucky mengatakan penambahan kuota yang diusulkan mencapai 50 Pertamax dari kuota yang tersedia saat ini.
"Kami usulkan dulu ke kantor pusat,” kata Lucky saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di kantor DPRD Kobar beberapa waktu lalu. (wartabanjar.com/tamam)