WARTABANJAR.COM, TANAH BUMBU - Arus perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membawa berbagai peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda.

Menyikapi kondisi tersebut, Gabungan Istri Wakil Rakyat (Gatriwara) Tanah Bumbu menggelar sosialisasi bertajuk "Cara Penggunaan Sosial Media dengan Benar" di SMP Negeri 5 Simpang Empat, Desa Baroqah, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Selasa (04/08/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA itu mendapat sambutan hangat dari para siswa.

Mereka mengikuti setiap sesi dengan antusias, mulai dari pemaparan materi hingga diskusi interaktif bersama narasumber.

Dalam kegiatan tersebut, Gatriwara menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Tanah Bumbu, Siti Rahmila Rahesya Putri, yang membagikan berbagai pengetahuan mengenai literasi digital.

Para pelajar diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga etika saat berinteraksi di dunia maya, melindungi data pribadi, mengenali dan menyaring informasi agar tidak mudah terpengaruh hoaks, hingga memanfaatkan media sosial sebagai sarana belajar, berkarya, dan mengembangkan kreativitas.

Di hadapan para siswa, Mila Rahesya mengingatkan bahwa jejak digital dapat bertahan lama sehingga setiap pengguna media sosial harus mampu menjaga sikap dan karakter.

"Media sosial bisa membuat kita terkenal dalam satu malam, namun karakter yang baik bisa membuat kita dihargai seumur hidup," pesannya.

Baca juga: Bupati HST, HSS dan Tabalong Gabung Gerindra, Prabowo Punya Empat Kader Kepala Daerah di Kalsel

Baca Juga: Pertalite dan Pertamax Kosong di SPBU Mandingin Barabai HST, 8.000 Liter Pertalite Habis Sebelum Siang

Ketua Gatriwara Kabupaten Tanah Bumbu, apt. Finda Octaviana, S.Farm., mengatakan edukasi seperti ini penting diberikan sejak usia sekolah.

Menurutnya, pembentukan karakter yang bijak dalam menggunakan media sosial menjadi bekal agar generasi muda mampu menghadapi perkembangan teknologi tanpa terjerumus pada dampak negatifnya.

"Kami berharap melalui kegiatan ini para pelajar semakin bijak, cerdas, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan media sosial. Anak-anak harus mampu membedakan mana konten yang memberikan manfaat dan mana yang justru merugikan diri sendiri maupun orang lain," ujarnya.