WARTABANJAR.COM, PARINGIN — Seorang remaja berusia 14 tahun, Abdurrahman Alifandra Radtya, ditemukan meninggal dunia usai tenggelam di Sungai Tagur Hapat, Gunung Pandau, Balangan, Kalimantan Selatan, Senin, (3/8/2026).

Korban merupakan warga Kompleks Perumahan Seribu dan tercatat sebagai siswa kelas 9 di MTsN 1 Paringin.

Peristiwa naas tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 05.00 WITA. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bersama lima orang temannya datang ke lokasi untuk mandi dan berenang bersama.

Menurut kesaksian salah seorang rekannya, Maulana Ali Syabanna, insiden berawal saat korban dan seorang temannya yang lain, Arya Farhan Sammal, mencoba berenang menyeberangi sungai menuju sebuah pohon yang kerap dijadikan tempat melompat. 

Baca Juga Operasional SPPG Penyalur MBG Berbakteri di Seruyan Dihentikan Sementara

Baca Juga Hujan Deras di Nunukan Kaltara Hanyutkan Sapi Warga

Namun, saat menyeberang dengan berenang, keduanya diduga mengalami kelelahan hingga akhirnya tenggelam.

"Saat melihat mereka tenggelam, saya sempat berenang untuk menolong. Tapi saya juga hampir ikut tenggelam, jadi saya kembali menepi dan berusaha menolong menggunakan kaki sebagai pegangan. Tetapi, hanya Arya yang berhasil menggapai kaki saya," terang Maulana.

Korban Abdurrahman Alifandra Radtya tidak berhasil diselamatkan dan meninggal dunia di lokasi kejadian. 

Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Datu Kandang Haji Balangan sebelum akhirnya dijemput oleh pihak keluarga.

Rencananya, jenazah korban akan dibawakan dan dimakamkan oleh pihak keluarga di Banjarmasin. (Wartabanjar.com/Fikri).