"Program KKN segera dievaluasi baik pedoman maupun pelaksanaannya. Lokasinya tidak melewati jalur beresiko tinggi, karena jalur alternatif rawan kecelakaan. Saat ini pimpinan (Wakil Rekor 3 & Tim Panitia Pelaksana KKN UNU Kalsel) sedang koordinasi dengan Pemdes hingga Pemkab untuk mengevaluasi keamanan dan keselamatan di tiap program kegiatan mahasiswa KKN. Ada kemungkinan untuk menghilangkan trauma, mahasiswa KKN akan ditarik atau ditangguhkan dulu pelaksanaan KKN-nya," demikian isi keterangan tertulis Rektor UNU Kalsel, Abrani Sulaiman, sebagaimana diteruskan pihak Humas kepada Wartabanjar.com melalui pesan Whatsapp. (wartabanjar.com/Yohanes)