UNU Kalsel Evaluasi Pelaksanaan KKN Pasca-tiga Mahasiswanya Meninggal dalam Lakalantas Maut Mentewe Tanbu
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Pihak kampus Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Selatan, langsung melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Hal itu dilakukan pasca-tiga mahasiswa mereka meninggal dunia gegara kecelakaan maut di Jalan Alternatif Batulicin-Banjarbaru, Mentewe, Tanah Bumbu, yang terjadi pada Sabtu (01/08/2026) siang.
Evaluasi tersebut dilakukan dengan berkoordinaasi bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.
Sebagaimana diberitakan Wartabanjar.com, kecelakaan maut antara kendaraan pikpup hitam dan sebuah truk tangki bahan bakar berwarna biru menewaskan 7 orang.
Kecelakaan terjadi ketika rombongan mahasiswa KKN hendak berekreasi ke Sungai Alut, Kecamatan Mantewe. Di tengah jalan, kendaraan roda empat pikup hitam yang ditumpang rombongan mahasiswa tersebut "adu banteng" dengan sebuah truk bahan bakar.
Tiga dari total 7 korban jiwa di antaranya adalah mahasiswa UNU Kalsel, yang tengah melakukan kegiatan KKN, yaitu Veri Andi Saputra Bin Fatur Rahmam (mahasiswa S1 Akuntansi) asal Tanah Bumbu, Nuraini Salsabila Binti Nur Hadi (mahasiswi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar) asal Tanah Bumbu, dan Nafa Izzatul Jannah Binti Muhammad Dawam (mahasiswi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar) asal Pulau Jawa.
Baca Juga: UNU Lepas Tiga Mahasiswanya yang Jadi Korban pada Kecelakaan Maut Mantewe Tanbu
Baca Juga: ULM Kirim Tim Dampingi Mahasiswa Korban Kecelakaan Maut Mantewe Tanbu
Berdasarkan informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Kerjasama UNU Kalsel, Muhdi, kepada Wartabanjar.com pada Minggu (02/08/2026), pihak kampus langsung bergerak cepat melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program KKN.
Evaluasi tersebut, menurut Muhdi, disampaikan sendiri oleh Rektor UNU Kalsel, Dr Ir H Abrani Sulaiman MSc, yang khusus dilakukan terhadap pelaksanaan KKN di desa yang merupakan lokasi KKN mahasiswa yang meninggal.
Diketaui lokasi KKN ketiga mahasiswa tersebut berada di Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu. Sedangkan untuk lokasi KKN lainnya, tetap berjalan normal.