UNU Lepas Tiga Mahasiswanya yang Jadi Korban pada Kecelakaan Maut Mantewe Tanbu
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Pihak kampus Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Selatan melakukan pelepasan jenazah tiga mahasiswa KKN-nya, yang meninggal dunia karena kecelakaan maut di Jalan Alternatif Batulicin-Banjarbaru, pada Sabtu (01/08/2028) langsung di Tanah Bumbu.
Menurut keterangan Kabag Humas dan Kerjasama UNU Kalsel, Muhdi SE MM, kepada Wartabanjar.com, Sabtu malam, pelepasan jenazah tersebut dipimpin Wakil Rektor III, Dr Ir Murjani mewakili Rektor.
"Pelepasan jenazah langsung di Tanah Bumbu. Ada satu mahasiswa dibawa ke Jawa, tanah kelahirannya, karena orang tuanya di Jawa, yakni Nafa Izzatul Jannah Binti Muhammad Dawam," ungkap Muhdi.
Sementara itu, dua mahasiswa meninggal lainnya, yakni Veri Andi Saputra Bin Fathur Rahman (S1 Akuntansi) dan Nur'aini Salsabila Binti Nur Hadi (S1 Pendidikan Guru SD), merupakan warga Tanah Bumbu.
Pihak kampus UNU pun memberikan bantuan berupa uang santunan senilai Rp5 juta rupiah untuk tiap keluarga mahasiswa korban meninggal.
Baca Juga: ULM Kirim Tim Dampingi Mahasiswa Korban Kecelakaan Maut Mantewe Tanbu
Baca Juga: Akibat Kecelakaan Maut Mantewe Tanbu, UNU Kalsel Kehilangan Tiga Mahasiswa Pintar
"Ada bantuan dari Kampus. Semua mahasiswa sejak terdaftar sebagai mahasiswa baru, sudah masuk asuransi jiwa. Untuk bantuan, pernyataan Rektor UNU Kalsel, Dr Ir H Abrani Sulaiman, dari kampus sudah menyantuni khusus Rp5 juta per mahasiswa. Mereka mendapatkan tanggungan asuransi yang sedang diproses. Bagian kemahasiswaan akan ikut membantu pengurusannya," ungkap Muhdi.
Untuk diketahui, musibah kecelakaan dalami mahasiswa KKN dari kampus ULM dan UNU Sabtu siang.
Kecelakaan itu menelan tujuh korban jiwa. Tiga di antaranya adalah mahasiswa UNU Kalsel.
Insiden maut terjadi ketika rombongan mahasiswa hendak rekreasi ke Sungai Alut, Kecamatan Mantewe. Namun dalam perjanan, mereka terlibat kecelakaan dengan truck tangki bahan bakar. (wartabanjar.com/Yohanes)