WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Pemerintah Kabupaten Tabalong mendapat dukungan dari Polres Tabalong dalam pelaksanaan kebijakan pengendalian distribusi bahan bakar minyak (BBM). 

Dukungan tersebut diwujudkan melalui patroli dan sosialisasi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Sabtu (01/08/2026).

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, mengatakan patroli dilakukan oleh jajaran Polsek yang memiliki SPBU di wilayah hukumnya.

Personel juga menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat, terkait aturan pengendalian distribusi BBM yang diberlakukan Pemerintah Kabupaten Tabalong.

"Tiga Polsek yang melaksanakan kegiatan ini yakni Polsek Haruai di SPBU Mahe Pasar Kecamatan Haruai, Polsek Muara Harus di SPBU Mantuil Kecamatan Muara Harus, serta Polsek Tanta di SPBU Laburan, Desa Padang Panjang, Kecamatan Tanta. Kegiatan dipimpin langsung oleh masing-masing kapolsek bersama personelnya," ujar Heri.

Baca Juga: Polres Tabalong dan Bapas Amuntai Teken MoU Perkuat Pendampingan Klien Pemasyarakatan

Baca Juga: Polres Tabalong Dukung Pengetatan Distribusi BBM, Siap Awasi Bersama Instansi Terkait

Selama patroli, personel kepolisian melakukan pemantauan di area SPBU untuk memastikan proses penyaluran BBM berjalan aman, tertib, dan lancar. 

Petugas juga memberikan pemahaman kepada masyarakat, mengenai ketentuan pembelian BBM yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa pembelian BBM jenis Pertalite, dibatasi maksimal Rp70.000 untuk kendaraan roda dua, dan Rp200.000 untuk kendaraan roda empat. 

Masyarakat juga diimbau tidak menggunakan tangki modifikasi maupun jeriken saat membeli BBM di SPBU.

Selain menyampaikan aturan, kehadiran personel Polri juga bertujuan mengantisipasi antrean panjang, serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan SPBU.

Menurut Heri, keberadaan polisi berseragam di lokasi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus membantu menjaga ketertiban selama proses pengisian BBM berlangsung.

"Hasil pemantauan menunjukkan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan kamtibmas yang menonjol di SPBU yang menjadi lokasi patroli," katanya.