WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Monumen Gerbang Kota di simpang empat Jalan Pangeran Antasari dibongkar oleh Pemko Banjarmasin.

Protes keras disuarakan Dewan Kesenian Banjarmasin, yang menilai pembongkaran itu merupakan gambaran Pemko Banjarmasin yang ahistoris.

Ditegaskan mereka, Monumen Gerbang Kota karya maestro perupa Kalsel, Misbach Tamrin memiliki jejak rekam yang sarat sejarah dan makna.

Berikut opini terkait permasalahan tersebut dari sejarawan ULM (Universitas Lambung Mangkurat), Dr Mansyur, MHum.

"Gerbang Selamat Datang Antasari: Seni, Identitas, dan Kontroversi Politik"

Gerbang Selamat Datang berdiri di Jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin. Bangunan ini menjadi penanda masuk menuju pusat kota. 

Gerbang tersebut dibangun pada 1985. Karya itu dirancang dan dibangun oleh Misbach Tamrin. Ia dikenal sebagai pelukis dan seniman monumen. 

Gerbang ini lahir pada masa pemerintahan M. Effendi Ritonga. Ia menjabat Wali Kota Banjarmasin selama periode 1984 sampai 1989. Pembangunan gerbang menjadi bagian penataan kawasan pusat kota.

Effendi Ritonga meminta Letnan Kolonel Sugito mencari perancang gerbang. Saat itu, Sugito baru menjabat sebagai Kepala Pasar Antasari. 

Ia kemudian mengusulkan nama Misbach Tamrin. Sugito telah mengenal Misbach sejak awal 1970-an. 

Pertemuan mereka terjadi di kamp tahanan politik Liang Anggang. Sugito pernah bertugas sebagai pimpinan penjagaan kamp tersebut. 

Sugito mengetahui kemampuan seni dan konstruksi Misbach. Misbach tidak hanya mampu membuat lukisan. 

Ia juga menguasai pembuatan patung, relief, tugu, dan diorama. Misbach pernah belajar di Akademi Seni Rupa Indonesia. 

Lembaga itu dahulu berada dalam lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM). Lembaga tersebut kemudian menjadi Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Latar pendidikan itu mendukung kemampuan teknis Misbach. Ia dapat memadukan seni rupa dengan konstruksi bangunan. 

Effendi Ritonga kemudian menyetujui penunjukan tersebut. Misbach mendapat tugas sebagai perancang dan pelaksana pembangunan. 

Proyek itu diselesaikan dalam waktu sekitar tiga bulan.

Gerbang Selamat Datang terdiri dari dua struktur utama. Kedua pilar berada pada sisi utara dan selatan jalan.