BPAM Banjarbakula Lakukan Pemeliharaan Rutin WTP, Suplai Air Bersih Terganggu 4 Hari
WARTABANJAR.COM - Pemeliharaan rutin dan berkala terhadap fasilitas Water Treatment Plant (WTP) berkapasitas 250 liter per detik (L/s) dan 500 L/s dilaksanakan Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula.
Waktu pelaksanaan pemeliharaan rutin WTP BPAM Banjarbakula pada Rabu, 30 September 2026 sampai Sabtu, 3 Oktober 2026 atau selama 4 hari mulai ukul 08.00 sampai 17.00 WITA setiap hari.
Dampaknya pada penurunan tekanan hingga terhentinya aliran air di beberapa wilayah pelayanan PTAM Intan Banjar.
Adapun wilayah terdampak, seluruh pelayanan Martapura, Banjarbaru, Landasan Ulin, Liang Anggang, Trikora, Tatah Belayung, Tatah Pelatar, Tembikar Kanan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya preventif pemerintah untuk memastikan fasilitas pengolahan air berskala besar tetap aman, andal, dan mampu menopang pelayanan air bersih secara berkesinambungan bagi masyarakat di wilayah layanan Banjarbakula.
Baca Juga Bekantan Jadi Pemandangan Menarik di Wisata Situs Batu Laki HSS
Baca Juga Ternyata Nakhoda Kapal Virgo Sudah di Dalam Rutan Polda Kalsel, 67 Penumpang Masih Dicari
Kepala BPAM Banjarbakula, Siddiq Wahyu Pamungkas, mengatakan pemeliharaan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga seluruh peralatan dan fasilitas pengolahan tetap dalam kondisi optimal sekaligus mencegah potensi gangguan yang lebih besar di kemudian hari.
“Instalasi pengolahan kita ini merupakan fasilitas berskala besar yang membutuhkan pemeliharaan secara rutin dan berkala. Kegiatan yang dilaksanakan saat ini merupakan kegiatan pemeliharaan pada WTP dengan kapasitas 250 liter per detik dan WTP dengan kapasitas 500 liter per detik,” ujarnya, Rabu (30/9/2026).
Menurutnya, pemeliharaan tidak hanya berkaitan dengan perawatan fasilitas, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan sistem operasional.
“Karena itu, setiap tahapan dilakukan secara terencana dengan tetap mempertimbangkan keberlangsungan distribusi air kepada pelanggan,” ungkapnya.
Wahyu memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pelayanan selama proses pemeliharaan berlangsung.
Distribusi air bersih kepada pelanggan tetap berjalan, meski dilakukan penyesuaian operasional sementara.