Baca juga: PUPR Perkim Balangan Mulai Proyek Jalan Muara Pitap–Lingsir 2,6 Km, Target Rampung 170 Hari

Bambang juga mengajak jemaah makan malam.

“Beliau menyampaikan bahwa di mana pun kita berada harus saling tolong-menolong karena kita semua bersaudara. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran dan hikmah bagi kita semua,” ujar Tadil.

Meski kepulangan dilakukan secara bertahap menyesuaikan ketersediaan kursi penerbangan, pihak DPR RI melalui stafnya disebut terus mengupayakan agar rombongan dapat dipulangkan secara bersama-sama.

Rombongan yang mendapat bantuan tersebut berjumlah 38 jemaah, terdiri atas 28 jemaah asal Barabai dan 10 jemaah asal Tanjung. Sebelumnya mereka sempat tertahan di Jeddah setelah kepulangan tertunda dan pihak travel disebut tidak lagi mampu membiayai kebutuhan jemaah selama menunggu tiket.

Atas bantuan tersebut, para jemaah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses penanganan mereka, termasuk Kementerian Agama, KJRI, anggota DPR RI, serta berbagai media yang telah memberitakan kondisi mereka.

“Kami bersyukur negara hadir membantu rakyatnya di saat kami mengalami kesulitan di luar negeri. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu hingga akhirnya kami mendapat perhatian dan penanganan,” tutup Tadil.

Hingga berita ini ditulis, jemaah masih menunggu jadwal kepulangan yang terus diupayakan agar dapat segera kembali ke Indonesia. (Wartabanjar.com)