WARTABANJAR.COM - Grand Final Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 digelar di Hotel Lotusa, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Senin (21/9/2026).

Sebanyak 30 finalis tampil pada babak puncak untuk memperebutkan tiga kategori utama, yakni Nanang Galuh, Putra-Putri Pariwisata, serta Putra-Putri Tenun.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mendorong generasi muda yang terpilih sebagai Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 untuk ikut memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif daerah. 

Mewakili Bupati, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Eryanto Rais mengatakan ajang tersebut tidak berhenti pada pemilihan figur yang akan menyandang gelar duta. 

Para finalis juga dipersiapkan untuk memiliki pengetahuan dan kemampuan yang dapat mendukung promosi potensi daerah.

“Kita tidak hanya mencari figur yang cakap dalam penampilan, tetapi juga sosok yang cerdas, berkepribadian, serta memiliki wawasan mendalam tentang budaya lokal dan potensi wisata daerah,” kata Eryanto saat membacakan sambutan Bupati.

Baca juga: Air Darurat Mulai Dialirkan, PAM Bandarmasih Banjarmasin Tegaskan Hanya untuk MCK

Baca juga: Perkuat Upaya Atasi Karhutla, Polres Banjar Siapkan Tim Pemburu Api

Ia mengatakan keterlibatan generasi muda penting dalam memperkuat promosi pariwisata dan ekonomi kreatif, terlebih dengan semakin luasnya penggunaan media digital sebagai sarana memperkenalkan potensi daerah.

Hasil penilaian karantina dan bakat kemudian menetapkan enam pemenang gelar utama. Khairulhin Zaski Badali Ahsa terpilih sebagai Nanang, sedangkan gelar Galuh diraih Nur Latifah.

Untuk kategori Pariwisata, gelar Putra Pariwisata diraih Hafizh Khoiri Mustaqim, sementara Putri Pariwisata diraih Ikhlasul Amaliyah.

Adapun kategori Tenun menempatkan M. Atma Fadillah sebagai Putra Tenun dan Salsa Bila sebagai Putri Tenun.

Pengurus Duta Wisata Tanah Bumbu, Aldi, menjelaskan penilaian peserta dilakukan melalui rangkaian tahapan sebelum malam grand final. 

Aspek yang dinilai mencakup kemampuan komunikasi, wawasan, hingga pemahaman peserta terhadap bidang yang mereka wakili.