Namun demikian, ia memastikan asap dari vape etomidate tidak menimbulkan dampak berbahaya bagi orang di sekitarnya.

"Berdasarkan literatur yang kami baca, asapnya tidak memberikan efek kepada orang lain. Yang berbahaya adalah cairan atau liquid yang mengandung narkotikanya," jelasnya.

Dalam pengungkapan operasi Antik 2026, Satresnarkoba Polresta Samarinda mengamankan dua kasus dengan total 59 barang bukti termasuk etomidate.

Untuk etomidate, barang buktinya berupa 58 cartridge dengan dua tersangka.

Mereka diketahui bekerja sebagai karyawan swasta namun sudah berulang kali menjadi kurir narkoba.

Polisi mengungkap para pelaku menjalankan aksinya menggunakan sistem terputus. Mereka hanya menerima instruksi dari bandar melalui pesan langsung atau direct message (DM) Instagram.

"Mereka menunggu perintah dari bosnya melalui DM Instagram. Setelah itu baru diarahkan untuk meletakkan barang di lokasi tertentu, sehingga antara pembeli dan kurir tidak pernah bertemu langsung," jelas Bangkit.

Saat ini polisi masih memburu bandar yang diduga mengendalikan peredaran etomidate tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, jaringan pengedar yang terungkap terhubung dengan jaringan Jakarta-Medan.

Barang bukti yang disita seluruhnya sudah berbentuk cartridge siap pakai. Polisi juga masih mendalami informasi terkait dugaan adanya produsen liquid etomidate dalam jumlah besar yang memasok para pengedar. (wartabanjar.com/tamam)