Manfaat teh hijau berikutnya adalah meningkatkan suasana hati. Teh hijau diketahui memiliki kandungan L-theanine yang dapat menghambat aktivitas GABA, yaitu neurotransmitter yang memberikan efek anti kecemasan. Selain itu, L-theanine juga dapat meningkatkan senyawa dopamin yang dapat meningkatkan suasana hati.

  1. Mencegah Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 adalah kondisi yang terjadi ketika kadar gula darah mengalami peningkatan, sedangkan tubuh tidak mampu merespon insulin dengan baik.

Dalam hal ini, teh hijau bermanfaat untuk meningkatkan sensitivitas insulin sehingga dapat membantu mencegah diabetes tipe 2. Meski begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaat teh hijau yang satu ini.

  1. Meningkatkan Kualitas Tidur 

Apabila sedang mengalami insomnia atau kesulitan untuk tidur, cobalah mengonsumsi teh hijau rendah kafein. Tumbuhan ini memiliki kandungan L-theanine yang mampu mengurangi hormon stres dan memberikan efek relaksasi pada tubuh.

Sehingga Anda lebih mudah mengantuk. Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda dapat menyeduh teh hijau rendah kafein dengan air hangat sebelum tidur.

  1. Menjaga Kesehatan Otak

Manfaat teh hijau untuk kesehatan selanjutnya adalah menurunkan risiko peradangan otak. Penelitian yang dipublikasi oleh Xinya Xie “Key Laboratory of Ministry of Education for Tea Science, Hunan Agricultural University” pada agustus 2022, menyebutkan bahwa kandungan L-theanine dan epigallocatechin pada teh hijau bermanfaat dalam regenerasi dan perbaikan sel saraf juga memperlambat progresivitas alzheimer.

Kombinasi kandungan L-theanine dan kafein pada teh hijau dapat membantu meningkatkan konektivitas lobus parietal kanan ke gyrus frontal tengah pada otak.

Hasilnya, fungsi kognitif otak menjadi lebih baik. Mengonsumsi teh hijau secara rutin juga dapat mengurangi risiko peradangan pada sel-sel otak yang dapat memicu penyakit parkinson dan alzheimer.

  1. Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular 

Menurut penelitian “Green Tea may Lower Heart Disease Risk” yang dipublikasi dalam laman “Harvard Medical School”, ditunjukkan bahwa teh hijau bermanfaat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.