Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan HST Alam Mappaompo mengatakan English Competition menjadi salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris peserta didik.

“Kompetisi ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi sarana mengukur kemampuan, meningkatkan motivasi belajar, melatih kepercayaan diri, sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam bahasa Inggris,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tentang kurikulum pendidikan dasar dan menengah.

Menurut Alam, peserta berasal dari tiga daerah, yakni HST sebanyak 1.446 peserta, Balangan 89 peserta, dan HSS 68 peserta, sehingga total mencapai 1.604 peserta.

Seluruh peserta mengikuti proses seleksi hingga akhirnya tersisa 60 finalis yang tampil pada babak grand final. Para pemenang nantinya memperoleh piala, uang pembinaan, serta kesempatan mengikuti program pendidikan yang disiapkan penyelenggara. (wartabanjar.com/Adew/*)

Editor Restu