WARTABANJAR.COM, BARABAI – Harapan 41 calon jemaah umrah asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) untuk segera memperoleh kepastian, terkait pengembalian dana kembali harus tertunda.

Mediasi kedua yang difasilitasi Polres Hulu Sungai Tengah pada Selasa (21/7/2026) malam, belum dapat berjalan maksimal setelah pemilik Travel Hijaz Safar, Suriadi, kembali tidak memenuhi undangan.

Padahal, kehadiran Suriadi dinilai penting agar seluruh pihak, yang berkaitan dengan batalnya keberangkatan puluhan calon jemaah umrah itu, dapat duduk bersama mencari penyelesaian.

Kasat Binmas Polres Hulu Sungai Tengah, AKP Rojikin, mengatakan dalam mediasi tersebut Hj Fauziah selaku penyedia jasa perjalanan umrah, telah hadir dan memberikan keterangan. Namun, mediasi belum bisa dilanjutkan karena Suriadi tidak datang.

“Ibu Hj Fauziah sudah datang dan kami sudah meminta keterangannya. Tinggal menunggu Pak Suriadi untuk memberikan penjelasan juga,” ujarnya.

Menurut Rojikin, berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, Suriadi berada di wilayah Rantau, Kabupaten Tapin. Meski demikian, hingga mediasi selesai berlangsung, yang bersangkutan belum juga hadir.

Ia berharap apabila memang belum dapat memenuhi undangan, Suriadi menyampaikan informasi kepada seluruh pihak agar tidak memunculkan berbagai spekulasi di tengah para calon jemaah.

Baca Juga: Polres HST Tunggu Pemilik Travel Hijaz Safar untuk Mediasi, Siapkan Langkah Penjemputan Jika Tak Datang

Baca Juga: Travel Hijaz Safar Tak Terdaftar di PPIU, Kemenhaj Ungkap Fakta Baru Kasus 41 Jemaah Umrah HST Batal Berangkat

“Kalau memang tidak datang, seharusnya diinformasikan supaya tidak menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan jemaah umrah,” katanya.

Rojikin menegaskan, Polres Hulu Sungai Tengah saat ini hanya memfasilitasi mediasi agar persoalan tersebut dapat diselesaikan secara musyawarah. Karena itu, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada Suriadi untuk hadir secara kooperatif.

“Kami masih memberikan kesempatan agar beliau hadir. Namun apabila tetap tidak datang, tentu ada langkah yang akan kami lakukan untuk menghadirkannya karena persoalan ini menyangkut banyak orang,” tegasnya.