Argentina Langsung Libur Nasional Usai Kalah di Final Piala Dunia 2026, Harinya Ditentukan Pemain
WARTABANJAR.COM - Kekalahan dari Spanyol dalam laga final Piala Dunia 2026 tampaknya menyisakan luka yang mendalam bagi warga Argentina.
Dalam final yang berlangsung di New Jersey Stadium, Amerika Serikat (AS), Argentina gagal mempertahankan gelar sebagai juara Piala Dunia setelah ditaklukkan Spanyol.
Hasil akhir laga Spanyol vs Argentina yang berlangsung hingga babak tambahan (extra time) adalah 1-0.
Gol tunggal yang mengantarkan Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026 dicetak olehg Ferran Torres di menit 106.
Sebagai wujud "duka cita" Presiden Argentina, Javier Milei mengumumkan hari libur nasional.
Ia pun menyebut timnasnya sudah berjuang habis-habisan.
Seperti dilansir Mirror.co.uk, Senin (20/7/2026), Javier Milei melalui akun media sosial X menyatakan seluruh warga Argentina akan menikmati hari libur nasional, meskipun negaranya gagal menjadi juara bertahan.
Baca Juga: Manchester United Tumbang 0-1 dari Klub Divisi 2, Andrey Santos Tampil Menjanjikan
Hari libur nasional itu akan menjadi hari perayaan atas pencapaian Timnas Argentina.
Uniknya, kapan hari libur nasional itu berlaku bukan ditentukan oleh pemerintah.
Tetapi, oleh pemain dan staf pelatih Timnas Argentina.
"PERAYAAN DUNIA. Mengingat adanya perhatian terkait perayaan atas pencapaian Tim Nasional Argentina, saya memberitahukan kepada masyarakat bahwa, bergantung pada keputusan para pemain dan staf teknis mengenai hari perayaannya, hari tersebut akan ditetapkan sebagai hari libur nasional," tulis Javier Milei.
Saat Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022, hal serupa pernah terjadi.
Timnas Argentina Ketika itu menentukan hari libur nasional pada hari Selasa setelah pertandingan final digelar di Qatar.
Dalam perayaan itu, seluruh kru Timnas Argentina mengikuti parade di jalanan Ibu Kota, Buenos Aires.
"Terima kasih banyak, para pemain…!!! Berjuang habis-habisan hingga akhir, Argentina selalu di puncak," tulis Javier Milei lagi.
Saat laga final melawan Spanyol berlangsung, hanya Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez yang hadir di stadion.