Pengguna dapat mengurangi atau menonaktifkan animasi sistem melalui menu Opsi Pengembang di pengaturan ponsel.
Kunci Refresh Rate layar di 60Hz
Layar dengan refresh rate tinggi seperti 90Hz atau 120Hz memang menghadirkan tampilan yang lebih mulus, namun konsumsi dayanya juga lebih besar.
Pada refresh rate 120Hz, prosesor dan GPU harus merender dua kali lebih banyak frame dalam waktu yang sama dibandingkan refresh rate 60Hz, sehingga beban kerja perangkat meningkat secara signifikan.
Mengunci refresh rate di angka 60Hz tidak memengaruhi fungsi aplikasi maupun pemutaran video.
Satu-satunya perbedaan yang terasa hanyalah berkurangnya efek kehalusan saat menggulir layar, yang pada umumnya tidak lagi terasa mengganggu setelah beberapa menit pemakaian.
Pengaturan ini dapat diubah melalui menu Layar di pengaturan ponsel.
Matikan fitur Always-On Display
Fitur always-on display memungkinkan layar tetap menampilkan informasi seperti jam atau notifikasi, meski ponsel dalam kondisi siaga.
Meski layar OLED hanya menyalakan piksel yang aktif sehingga konsumsi dayanya relatif kecil, yakni sekitar 5 miliwatt, hardware di balik layar tetap bekerja tanpa henti.
Panel layar harus terus memperbarui piksel aktif sebanyak 60 hingga 120 kali per detik untuk mencegah gambar berkedip atau menurun kualitasnya.
Proses ini terus mengalirkan daya ke chip driver layar meski pengguna tidak sedang melihat ponsel.
Dengan mematikan fitur always-on display, ponsel dapat benar-benar masuk ke mode tidur saat tidak digunakan, driver layar mati sepenuhnya, dan daya baterai yang tersisa dapat dihemat untuk keperluan yang lebih penting.







