Demi Kawal Como di Liga Champions, Fabregas Tolak Minat Tiga Klub

Baca Juga: Cristian Romero Terlalu Mahal, Inter Milan Pilih Mundur

Selain klub-klub Liga Italia, Fabregas sempat dikaitkan dengan klub Liga Inggris, Chelsea, sebelum kedatangan Xabi Alonso sebagai pelatih baru.

Jauh sebelumnya, Cesc Fabregas sendiri sempat cukup dekat dengan kursi pelatih Inter Milan pada 2025.

Namun, eks timnas Spanyol ini kemudian memilih melanjutkan membangun Como 1907, sedangkan Nerazzurri kemudian sukses bersama Cristian Chivu, dengan meraih gelar juara Liga Italia dan Coppa Italia musim 2025-2026.

Melihat transformasi Como 1907 yang begitu cepat, Mirwan Suwarso mengungkap bahwa klub mesti melakukan hal yang lebih baik di musim 2026-2027.

Como sendiri fokus untuk memaksimalkan peluang di tengah persaingan klub elite Eropa dengan tampil di Liga Champions, selain menjaga pendekatan berkelanjutan yang sudah dibangun sejak masih di Serie B.

“Kami ingin meraih hasil lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, namun kami tidak menyangka bisa melangkah sejauh ini,” ujar Mirwan.

“Berpartisipasi di Liga Champions, memungkinkan kami memperbaiki kondisi keuangan. Di saat yang sama, kami harus mempercepat langkah karena sebelumnya kami memperkirakan baru akan mencapai target ini dalam beberapa tahun ke depan.”

“Kami adalah klub Italia yang mencatatkan tingkat pertumbuhan tertinggi dalam hal nilai pemain dalam dua musim, nilainya melonjak dari €60 juta menjadi €389 juta.”

“Secara komersial, kami tumbuh sebesar 300 persen setiap tahun. Kami memang masih tergolong pendatang baru, namun saya ingin melihat klub lain yang mampu tumbuh sepesat kami,” tambah Mirwan. (Wartabanjar.com)