Menurut Habib Idrus, penurunan stunting hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pihak, tidak hanya mengandalkan sektor kesehatan.

"Keberhasilan menurunkan angka stunting tidak hanya bergantung pada sektor kesehatan, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan serta partisipasi aktif masyarakat," jelasnya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Noripansyah mengatakan penanganan stunting akan difokuskan melalui intervensi spesifik dan intervensi sensitif secara bersamaan.

"Intervensi spesifik difokuskan pada sektor kesehatan, seperti pemberian makanan tambahan, pemenuhan gizi ibu hamil, serta vitamin bagi balita. Sementara intervensi sensitif dilakukan melalui penyediaan air bersih, sanitasi yang layak, serta edukasi pola asuh kepada masyarakat," pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan/*)

Editor Restu