Warga China Dilarang Pacaran dengan Chatbot AI Demi Meningkatkan Populasi

Padahal China pernah jadi negara berpenduduk terbanyak di dunia. Sekarang, posisi itu sudah diambil alih India.

Dan tren penurunan jumlah penduduk China diperkirakan akan terus berlanjut.

Yang jadi kekhawatiran para pemimpin China, salah satu penyebab tren penurunan kelahiran adalah generasi muda yang makin enggan menikah dan punya anak.

Dan salah satu tersangka baru yang muncul dalam kekhawatiran itu adalah AI companion alias AI pendamping.

AI companion adalah chatbot yang dirancang untuk membangun hubungan emosional dengan pengguna. Bisa jadi teman, sahabat, terapis, bahkan kekasih virtual.

Di China, tren AI companion meledak dalam beberapa tahun terakhir. Jutaan pengguna, terutama generasi muda dan wanita, membentuk ikatan emosional dengan karakter AI.

Alasannya beragam. Ada yang mencari teman ngobrol yang selalu sabar. Ada yang mencari sosok yang mau mendengarkan tanpa menghakimi. Ada juga yang mencari pengganti pasangan romantis.

Sebuah film dokumenter bahkan mengungkap satu alasan menarik. Direktur film tersebut mengatakan, sebagian wanita China memilih AI pendamping karena “pria di dunia nyata tidak punya kesabaran” seperti chatbot. (Wartabanjar.com)