Dishub Kalsel Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Buntut Penutupan Jalan Ambles di Sungai Lulut Banjarmasin
“Rekayasa lalu lintas ini bersifat situasional. Kami menempatkan rambu-rambu dan personel di sejumlah titik agar penumpukan kendaraan dapat diminimalkan. Memang akan ada dampak terhadap kelancaran lalu lintas, tetapi kami berupaya agar tidak terjadi kemacetan yang signifikan,” katanya.
Ia menambahkan, ruas Jalan Sungai Lulut merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Banjar dengan Kota Banjarmasin sehingga selama ini memiliki tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi.
Terkait proses perbaikan, Fitri optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target apabila mendapat dukungan dari seluruh pihak.
“Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum agar proses perbaikan dapat diselesaikan secepat mungkin. Namun keberhasilan penanganan ini juga membutuhkan dukungan masyarakat dengan mematuhi pengaturan lalu lintas yang telah ditetapkan,” ungkapnya.
Fitri juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi area yang telah ditutup, termasuk pengendara sepeda motor, karena selain mengganggu proses pekerjaan, kondisi tersebut juga berisiko terhadap keselamatan.
“Saat ini lokasi sedang dilakukan pengerjaan, karena itu kami mengimbau masyarakat untuk tidak menerobos area penutupan. Keselamatan harus menjadi prioritas bersama,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Kepala Dishub Kalsel mengajak masyarakat untuk bersabar selama proses perbaikan berlangsung serta mengikuti seluruh arahan petugas di lapangan.
“Kami memohon dukungan dan doa dari masyarakat. Mohon ikuti rambu-rambu lalu lintas, patuhi arahan petugas, dan manfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan untuk bersama-sama mengimbau warga di sekitar lokasi. Mudah-mudahan kondisi ini dapat segera teratasi sehingga aktivitas masyarakat kembali normal,” pungkas Fitri Hernadi. (Wartabanjar.com/MC Kalsel/*)
Editor Restu