"Semua orang belajar dari pengalaman. Saya belajar banyak. Saya membuat beberapa kesalahan. Saya akan berusaha mengubahnya, tetapi ada beberapa hal yang tidak akan pernah berubah. Saya pikir saya akan menjadi lebih baik. Hanya itu," imbuh Amorim.

Menariknya, AC Milan dijadwalkan menghadapi MU pada laga pramusim terakhir kedua tim di Polandia, pada 15 Agustus.

Dalam konferensi pers tersebut, Amorim juga meminta maaf kepada media Italia karena belum bisa berbicara menggunakan bahasa Italia.

Seluruh jawaban yang diberikannya kepada wartawan disampaikan dalam bahasa Inggris.

Amorim hadir bersama pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, yang mengatakan akan mengambil peran lebih aktif di klub, setelah Milan menutup musim lalu dengan buruk.

Rossoneri hanya meraih tujuh poin dari delapan pertandingan terakhir, dan gagal lolos ke Liga Champions.

Satu di antara tugas pertama Amorim di AC Milan adalah berusaha meyakinkan Luka Modric agar bertahan di klub.

Gelandang berusia 40 tahun itu memiliki opsi memperpanjang kontraknya selama satu musim lagi, tetapi hingga kini belum mengambil keputusan.

"Modric adalah pemain yang ingin kami pertahankan karena pengalamannya," ujar Amorim.

"Saya tahu manajemen sudah berbicara dengannya, dan saya juga sudah berbicara dengannya dua kali. Jika perlu, saya akan menemuinya."

"Dia bermain sangat baik dan menjadi sosok penting bagi kami, terutama pada awal musim, untuk menjaga penguasaan bola," kata Amorim.

"Saya tidak akan mengatakan dia akan bermain di setiap pertandingan, tetapi kami benar-benar ingin mengandalkannya pada musim depan," katanya lagi. (Wartabanjar.com)