UMKM HST Didorong Naik Kelas, Pelaku Usaha Dibekali Branding hingga AI untuk Perluas Pasar
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah mulai dibekali strategi membangun merek, pemasaran digital, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai upaya meningkatkan daya saing produk lokal.
Materi tersebut diberikan dalam Pelatihan Kewirausahaan bagi Pelaku UMKM Tahun 2026 yang digelar di Aula Hotel Darul Istiqamah Barabai, Selasa (8/7/2026). Sebanyak 30 pelaku UMKM mengikuti pelatihan yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,Provinsi Kalimantan Selatan.
Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, menegaskan pengembangan UMKM tidak cukup hanya mengandalkan bantuan pemerintah. Menurutnya, pelaku usaha juga harus memiliki keberanian berinovasi agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif.
“Kemiskinan tidak akan berkurang hanya dengan bantuan pemerintah semata. Bantuan memang penting sebagai stimulus, tetapi perubahan yang sesungguhnya lahir dari masyarakat yang memiliki semangat berusaha, berani berinovasi, dan tidak mudah menyerah,” ujarnya.
Ia menilai pelaku UMKM perlu mulai membangun identitas produknya, meningkatkan kualitas, memanfaatkan teknologi digital, serta memperluas jaringan pemasaran agar mampu menembus pasar yang lebih besar.
Baca Juga: Peternak Keluhkan Serbuan Telur Murah dari Luar Tabalong, Pemkab Siapkan Langkah Penanganan
“Keberhasilan usaha tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya modal, tetapi juga oleh ketekunan, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus belajar,” katanya.
Kepala Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Raffinorrahman, mengatakan pelatihan tersebut baru menjangkau sebagian kecil pelaku usaha. Saat ini, jumlah UMKM nonpertanian di Kabupaten Hulu Sungai Tengah mencapai sekitar 19 ribu unit usaha.
“Pelatihan ini memang baru menjangkau sebagian kecil pelaku UMKM. Harapannya, peserta yang mengikuti pelatihan hari ini dapat menjadi percontohan sekaligus berbagi pengalaman kepada pelaku UMKM lainnya melalui pembinaan yang terus kami lakukan,” ujarnya.