Ia juga meminta sinergitas seluruh elemen demi menyukseskan lokasi terpilih nantinya.
​"Seluruh hasil pembahasan akan dirangkum dalam proposal resmi sebagai dasar penyelenggaraan MTQ," ujar Khairin dalam arahannya, Selasa (7/7/2026).

​Selain fokus pada tata kelola operasional, kegiatan keagamaan ini diharapkan mampu menjadi wadah penyiaran nilai Islam yang luas bagi publik.

Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) serta Kementerian Agama setempat memandang kompetisi ini sebagai instrumen strategis untuk membumikan Al-Qur'an sekaligus mempromosikan wilayah Tanah Laut kepada kafilah dari berbagai wilayah kecamatan.

​Untuk memotivasi performa para peserta, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut mengonfirmasi telah mengalokasikan sembilan paket ibadah umrah bagi peraih gelar juara pada cabang perlombaan yang sudah ditentukan.

Adapun pelaksanaan MTQ ke-48 ini direkomendasikan berlangsung pada tanggal 18 hingga 20 September 2026 mendatang. (Wartabanjar.com/Gazali/*).

Editor Restu