WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pencarian terhadap Muhammad Uwais (7), anak yang tenggelam di Sungai Barabai, kawasan Jembatan Siring Juwita, Kelurahan Barabai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan akhirnya membuahkan hasil.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 14.25 Wita.

Jasad pelajar kelas 2 MIN 8 Hulu Sungai Tengah itu ditemukan sekitar 800 meter dari titik awal kejadian setelah hampir dua jam dilakukan pencarian oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD dan Damkar HST, TNI, Polri, Tagana, Balakar 654 Murakata, aparat kelurahan, relawan, serta warga.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 12.00 Wita. Saat itu Uwais dan Syafik serta satu temannya sedang bermain di atas Jembatan Siring Juwita.

Ketika bermain, Uwais dan salah satu temannya sama-sama tercebur ke sungai, sementara teman lainnya yang berada di atas jembatan langsung berteriak meminta pertolongan.

Baca Juga Satu Anak Diduga Tenggelam di Sungai Barabai Masih Dicari, Bocah 11 Tahun Berhasil Selamatkan Korban Lain

Baca Juga Kasus Dugaan Pencurian Batubara di Banjar Masih Berproses, Dua Tersangka Ditahan

Teriakan itu didengar seorang anak yang berinisial I (11), seorang anak yang saat itu juga berada di sekitar lokasi. I kemudian berenang menghampiri kedua korban dan berhasil menyelamatkan Syafik ke tepian sungai.

Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar HST melalui Kasi Kedaruratan, Fitriadinor, mengatakan berdasarkan hasil asesmen petugas, Syafik sempat menceritakan detik-detik sebelum Uwais hilang.

“Menurut keterangan Syafik, saat dirinya ditolong, Uwais sempat memegang kakinya. Namun pegangan itu terlepas sehingga diduga korban tenggelam ke dasar sungai,” kata Fitriadinor.

Laporan mengenai kejadian tersebut diterima BPBD sekitar pukul 12.05 Wita. Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama unsur gabungan kemudian melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Barabai mulai sekitar pukul 12.30 Wita.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 14.25 Wita. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan radius sekitar 800 meter dari titik awal korban tercebur ke sungai.