Ruben Amorim Mengakui AC Milan Lebih Menantang daripada Manchester United

“Ini adalah tantangan yang sangat besar yang saya terima, meski setelah tantangan terakhir (di Manchester United), saya sempat mengatakan kepada diri sendiri bahwa saya ingin menerima tantangan yang lebih kecil,” ujar Amorim.

“Mungkin ini justru tantangan yang lebih besar daripada sebelumnya. Saya bangga berada di sini, begitu juga seluruh staf saya,” tambahnya.

Amorim dipecat Setan Merah pada Januari 2026, setelah menjalani 14 bulan yang sulit. Sejak ditunjuk sebagai pelatih Setan Merah pada November 2024, ia hanya membukukan 25 kemenangan dari 63 pertandingan.

Selama periode tersebut, ia kerap mendapat kritik akibat pendekatan taktik yang diterapkan serta hasil tim yang tidak konsisten.

Amorim menegaskan target utamanya adalah membawa Rossoneri kembali meraih kemenangan dan bersaing di papan atas.

Meski menyadari tantangan yang dihadapi tidak mudah, pelatih asal Portugal itu menilai mentalitas juara harus menjadi pegangan setiap pelatih Milan.

“Saya datang ke Milan untuk menang. Jika Anda menjadi pelatih Milan, Anda harus memiliki mentalitas seperti itu,” ujar Amorim.

Ia juga mengakui masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengembalikan performa AC Milan, setelah hasil kurang memuaskan musim lalu.

“Saya tidak naif. Saya tahu masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Namun, jika Anda menjadi pelatih Milan, Anda harus bermain untuk meraih kemenangan,” tambahnya.

Target tersebut sejalan dengan ambisi AC Milan bangkit, setelah gagal lolos ke Liga Champions musim lalu.