Ia mengaku memiliki ikatan emosional yang erat dengan desa tersebut karena sempat bertugas di sana pada masa lalu.

Sejalan dengan pesan Bupati, Imam juga menyoroti maraknya ancaman digital yang kini menyasar anak-anak muda hingga ke tingkat desa melalui gawai.

"Kemudahan akses melalui telepon genggam membuat berbagai bentuk penyimpangan semakin mudah menjangkau masyarakat, sehingga pengawasan keluarga dan pendidikan agama menjadi benteng utama," tegas Imam Era Wahyudi.

Di akhir penyampaiannya, Camat mengapresiasi tradisi kuat warga Desa Sungai Rasau yang gemar mengirimkan anak-anak mereka untuk menuntut ilmu di pondok pesantren.

Ia berharap tradisi positif tersebut terus dipertahankan agar wilayah setempat melahirkan generasi yang berakhlak mulia dan mampu membawa keberkahan bagi daerah.(wartabanjar.com/Gazali/*).

Editor Restu