WARTABANJAR.COM - Pernah menjadi andalan Timnas Belanda U-21, bek PSV Eindhoven ini tetap konsisten memasang bendera Merah-putih di Instagram-nya, meski tak lagi diisukan bela Timnas Indonesia.

Sebelumnya, pemain berpostur kekar ini hampir dipastikan tidak akan bisa membela Timnas Indonesia gegara keterbatasan faktor garis keturunan.

Ambisi PSSI untuk melakukan naturalisasi terhadap diaspora luar negeri, tampaknya belum habis. Terbaru, nama Luke Vickery dan Mitchell Baker disahkan DPR RI.

Tapi sebelum itu, tidak sedikit dari bintang top Eropa yang dikaitkan dengan skuad Garuda. Mereka ternyata punya garis keturunan Indonesia dari leluhurnya.

Hal itu terjadi ketika PSSI mulai serius menjaring talenta diaspora sejak awal 2020-an, semasa masih bekerja sama dengan mantan pelatih Shin Tae-yong.

Kendati demikian, tidak semua pemain bidikan Timnas Indonesia berhasil dinaturalisasi. Ada juga talenta berbakat yang harus menerima kenyataan gagal jadi WNI.

Satu dari sekian nama yang dimaksud adalah bek kekar PSV Eindhoven, Ryan Flamingo. Namanya dikabarkan sempat masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia.

Meski gagal bela Timnas Indonesia, namun Ryan Flamingo tetap konsisten memasang bendera Merah-putih di profil Instagram-nya sejak lama.

Baca Juga: Goncalo Ramos Resmi Mendarat di AC Milan, Diharapkan Jadi Penyerang Tersubur di Liga Italia

Baca Juga: Resmi Dikembalikan ke Como, Kiper Timnas Indonesia Ini Ramai Peminat dari Klub Liga Italia

Lahir di Blaricum, Belanda, pada 31 Desember 2002, Ryan Flamingo berasal dari keluarga dengan garis keturunan Jawa-Suriname yang bermigrasi ke Belanda.

Karier Ryan Flamingo cenderung alami peningkatan tiap musimnya. Sejak gabung akademi BFC Bussum, ia direkrut Almere City hingga Sassuolo, klub Italia.

Di sini, kariernya sedikit tersendat. Bek tengah berpostur 187 cm tersebut sempat disekolahkan ke Vitesse dan FC Utrecht sebelum ditebus Ro156 miliar oleh PSV.

Bersama PSV Eindhoven, dua gelar sudah dipersembahkan Ryan Flamingo yakni KNVB Bekker, dan terbaru Piala Super Belanda jelang awal musim 2025/2026.