WARTABANJAR.COM - Hasil mengecewakan diperoleh pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama di Moto3 Belanda 2026.

Veda Ega mengalami crash atau terjatuh di lap 8 saat beradu cepat di Sirkuit Assen, Belanda, Minggu (28/6/2026), sehingga tidak bisa melanjutkan balapan.

Usai crash saat berada di posisi depan Moto3 Belanda 2026 itu, Veda Ega meminta maaf dan berjanji lebih kuat di Moto3 Jerman 2026.

Moto3 Jerman 2026 akan berlangsung pertengahan Juli di Sirkuit Sachsenring.

"GP Belanda-DNF (Did Not Finish). Crash setelah bertarung di depan. Maaf tim, kami akan kembali lebih kuat di Sachsenring," tulis Veda Ega di akun instagramnya, Senin (29/6/2026).

Crash yang dialami Veda Ega ini terasa sangat tragis karena terjadi saat pembalap asal Yogyakarta itu berada di barisan depan.

Memacu motor dari posisi start 7, Veda Ega sempat di posisi 2 bahkan terdepan sebelum melorot lalu terjatuh.

Ia masih berusaha bangkit dengan memasuki pit lane, namun akhirnya Veda Ega menyerah dan mengarahkan motor ke paddock Honda Team Asia.

Akibat kegagalan di Sirkuit Assen ini, posisi Veda Ega di klasemen Moto3 2026 melorot satu tingkat menjadi peringkat 7.

Posisinya di ranking 6 diambil alih pesaingnya, Hakim Danish dari Malaysia.

Namun, poin Veda Ega dan Hakim Danish sama yakni 82.

Pada balapan kemarin, Hakim Danish finish di urutan 10, tetapi karena ada pembalap di atasnya terkena penalty track limit, posisinya menjadi ke-7 dan mendapat tambahan 9 poin.

Ajang Moto3 Belanda 2026 kemarin juga makin mengokohkan Maximo Quiles sebagai calon juara Moto3 2026.

Sebagai pemuncak klasemen, Maximo Quiles telah mengoleksi 211 poin, atau unggul 90 poin di atas peringkat kedua, Alvaro Carpe.

Baca Juga: Crash di Sirkuit Assen Belanda, Klasemen Veda Ega Melorot dan Disamai Hakim Danish

Baca Juga: Nasib Buruk Veda Ega, Crash dan Masuk Pit di Moto3 Belanda 2026

KLASEMEN MOTO3 2026: