Narasi Positif Papua Redupkan Kontroversi Film Pesta Babi
Sebaliknya, sejumlah warga mengaku tetap tinggal dan mulai merasakan dampak pembangunan yang ditandai dengan peningkatan fasilitas dasar bagi masyarakat.
Perubahan yang terlihat bukanlah perpindahan massal penduduk, melainkan pembangunan rumah layak huni, fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), akses jalan, serta berbagai sarana penunjang kehidupan masyarakat.
Kehadiran infrastruktur dasar tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus membuka akses ekonomi yang lebih baik bagi kampung-kampung di sekitar kawasan pembangunan.
Ketua Bamuskam Wanam, Kleopas Mause, serta tokoh dusun Laurentius Gali Blagaise juga menegaskan masyarakat lokal mulai merasakan dampak positif pembangunan dan semakin banyak terlibat dalam aktivitas kerja.
Kontroversi bertambah ketika Yasinta Moiwend atau Mama Sinta, tokoh adat yang tampil dalam film Pesta Babi, mengaku merasa dijebak dan ditipu, lalu melaporkan sejumlah pihak terkait proses produksi film Pesta Babi ke Polda Metro Jaya.
Berdasar data Badan Pusat Stastik (BPS), pada 2025 jumlah penduduk Papua Selatan sekira 550.300 jiwa dengan tingkat kemiskinan sekitar 19,26 persen.
Angka kematian bayi mencapai 34,49, sementara ketimpangan kualitas hidup antarwilayah masih sangat lebar. Indek Pembangunan Manusia (IPM) Merauke berada di sekitar 75,11 dan Asmat hanya 58,55.
Dengan berdasar itu, pemerintah berulang kali menyatakan akan menjadikan Papua sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional.
Karena itu pula, melalui Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025, kawasan Wanam diproyeksikan menjadi pusat swasembada pangan, energi, dan air nasional.
Targetnya bukan sekadar membuka sawah. Wanam dirancang menjadi kawasan ekonomi baru yang terintegrasi dengan pelabuhan, bandara, irigasi, pembangkit energi, hingga industri hilir pertanian.
Pendekatan ini memang dapat diperdebatkan dari sisi lingkungan maupun sosial.
Namun menolak seluruh pembangunan tanpa menawarkan alternatif juga menyisakan persoalan besar.
Namun, juga ditegaskan, PSN yang didanai dan dikerjakan Jhonlin Group milik Haji Isam itu tidak hanya berfokus pada pertanian, tetapi juga membangun ekosistem pendukung berupa irigasi, industri biodiesel, dan konektivitas logistik yang diharapkan memperkuat ketahanan pangan serta kemandirian nasional.